Sabtu, 06 Februari 2016

Penyuluhan dari Taruna Akademi Kepolisian

Sabtu (6/2) sore, 4 taruna akademi kepolisian (Akpol) mengadakan bakti sosial dan penyuluhan di Panti Asuhan, bimbingan muallaf dan rumah tahfidz Riyaadlul Jannah. Mereka adalah Antony, Viko, Randy dan Moga Cipto. Pada kesempatan tersebut, selain penyerahan bantuan kepada anak-anak juga diadakan penyuluhan mengenai kenakalan remaja dan bahaya narkoba. Di era modern seperti ini pergaulan bebas remaja semakin marak, jangan sampai generasi muda sekarang terjerumus dalam pergaulan bebas. Bagaimana agar tidak terjerumus ? salah satunya dengan membentengi diri dengan keimanan/spiritual. Demikian pula dengan bahaya narkoba. Sungguh rugi orang yang mengkonsumsi narkoba, dapat membuat kecanduan, merusak kesehatan, dijauhi dari masyarakat dan dapat dipenjara karena melanggar hukum. Oleh karena itu, perlu pemberian pemahaman kepada generasi muda akan bahaya jangka panjang dari kenakalan remaja dan narkoba.
Anak-anak tampak sangat antusias mengikuti penyuluhan, banyak pertanyaan yang disampaikan anak-anak. Acara ditutup dengan foto bersama. Semoga dengan adanya penyuluhan tersebut dapat menyelamatkan generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas dan bahaya narkoba. 

Jumat, 29 Januari 2016

Penghargaan Anak Berprestasi dan Pembiasaan Cuci Tangan

Untuk meningkatkan semangat anak untuk terus berprestasi, kami mempunyai program pemberian hadiah untuk anak yang meraih ranking 1 sampai 5 di kelas masing-masing di tiap semesternya. Hal itu untuk mengapresiasi prestasi anak-anak asuh, serta memacu anak yang lain untuk ikut berprestasi. Selama ini alhamdulillah anak-anak kami banyak yang menempati peringkat 5 besar dikelasnya. Pada pertemuan bulanan rutin pengurus dan anak asuh bulan Januari tepatnya pada hari Sabtu, 23 Januari 2016, dilakukan penyerahan secara simbolis hadiah yang lasung diserahkan oleh ibu Hj Trusti Rahayu, selaku ketua pengurus.
Adapun anak-anak yang berprestasi adalah sebagai berikut :
Rangking 1 :
- M Abib Gus Lutfi (Kelas X SMK Pandanaran)
- Khoirummutmainatul K (Kelas X SMK Cut Nya'Dien)

Rangking 2 :
- Royo Triyono (Kelas XII SMK Tlogosari)
- Kholifatus Saádah (Kelas X SMK Cut Nya'Dien)

Rangking 3 :
- Failani Assidiqie (Kelas X SMK Pandanaran)
- Stefany Natalia (MTs Futuhiyyah)

Rangking 4 :
- Syukri Hadziq (Kelas X SMK Pandanaran)

Rangking 5 :
- Siti Nur Hidayah (SMK Cut Nya'Dien)

Selain itu pada kesempatan tersebut juga diisi ceramah kesehatan oleh konsultan kesehatan dr. H Gunadi M.Kes, mengenai pentingnya cuci tangan. Mulai dari tatacara cuci tangan yang benar sampai akibat apabila tidak cuci tangan kuman akan mudah menempel ke tubuh kita. acara semakin seru ketika anak-anak diminta untuk mensimulasikan tatacara cuci tangan yang benar. Semoga dengan pembiasaan cuci tangan bisa menjadi langkah awal untuk derajat kesehatan yang lebih baik.
Kemudian diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah.

Sabtu, 09 Januari 2016

Wisata Jatim Park II, BNS, Musium Angkot dan Petik Apel.


Tahun baru ada moment yang dinantikan semua orang, dimana pada moment tersebut semua orang merayakannya dengan bersenang-senang, pesta kembang api dll. Namun  di panti asuhan Riyaadlul Jannah di tahun baru tersebut di isi dengan kegiatan bermuhasabah dengan melakukan shalat malam dan khataman Al Qur'an.

Selanjutnya di tanggal 1 sampai tanggal 3 Januari 2016 dilanjutkan kegiatan wisata ke kota Malang. Adapun obyek wisata yg dituju adalah Jatim Park II, Musium Angkot, BNS dan Petik Buah Apel. Kegiatan tersebut di ikuti oleh semua anak asuh di Panti Asuhan Riyaadlul Jannah dengan di dampingi tiga orang pengasuh.

Adapun keberangkatan di mualai pukul 20.00 dari halaman panti dan sampai di kota batu pukul 03.30 dengan transit di rumah makan Brawijaya untuk shalat subuh, mandi dan makan pagi. Selanjutnya pukul 08.00 berangkat menuju Jatim Park II.

Di Jatim Park II ini semua anak bebas memilih mainan yang di inginkan, mulai dari Tsunami, bom bom car, octopus, horor house dll. Di Jatim Park II  anak - anak di beri waktu sampai jam 12.00. setelah itu keluar untuk makan siang dan kemudian dilanjutka ke Musium Satwa.












Di Musium Satwa ini semua anak melihat semua fosil Dinosaurus, gajah, ikan, ular piton, serangga dsb. salah satu tujuan di Musium Satwa ini adalah menambah wawasan anak - anak tentang semua satwa dan asalnya. setelah selesai di Musium Satwa dilanjutkan ke Musium Angkot.










Di Musium Angkot yang terbesar di asia ini semua anak bisa menambah wawasan tentang jenis - jenis kendaraan berikut dengan asal kendaraan tersebut. Setelah selesai di Musium Angkot dilanjutkan ke BNS ( Batu Night Spectakuler). Di BNS ini semua anak juga bebas memilih permainan yang di inginkan seperti : Mega Mix, Drop and Twist, Sepedah Gila, Kursi Terbang, Gravitron dll. Di BNS ini anak - anak di beri waktu sampai pukul 20.00. Setelah dari BNS anak -anak menuju Home Stay Untuk Istirahat.





Hari Minggu pagi di awali dengan makan pagi kemudian dilanjutkan ke wisata petik buah apel. di dalam wisata ini anak - anak bebas makan buah apel sepuasnya asalkan tidak di bawa pulang. Sedangkan kalau ingin membawa pulang 1 Kg di hargai Rp. 20.000. Wisata petik apel ini merupakan rangkaian kegiatan yang terakhir. maka setelah kagiatan ini pun langsung dilanjutkan perjalanan pulang ke semarang.





Kegiatan wisata ini salah satu tujuannya adalah untuk mempraktekkan shalat jama' dan qoshor. Dan juga menanamka rasa Syukur terhadap anak anak.

Sabtu, 28 November 2015

Wisuda Akbar Indonesia Menghafal 6 di Yogyakarta

Menghafal Al Qurán merupakan salah satu kewajiban umat Islam terhadap Al-Qur’an selain membaca dan mengamalkannya. Di Indonesia dilaporkan jumlah penghafal Al-Qur’an mencapai sekitar 30 ribu orang. Angka ini memang banyak jika dibandingkan dengan penghafal Qur’an di Negara lain. Namun, jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang sebesar 234 juta jiwa, angka ini masih sangat kecil. Sedikitnya penghafal Qur’an di Indonesia terjadi karena beberapa sebab diantaranya stigma dibanyak orang bahwa menghafal Al-Qur’an itu susah selain juga masih sedikitnya perguruan atau pesantren yang khusus dalam bidang tahfidz Qur’an.
Lewat gerakan One Day One Ayat dan kegiatan bertajuk Wisuda Akbar Indonesia Menghafal, PPPA Daarul Qur’an ingin memberikan kesadaran bahwa menghafal AL-Qur’an itu tidak susah dan mudah. sekaligus menambah motivasi dan semangat umat Islam menghafal Al-Qur’an 

Wisuda akbar Indonesia menghafal tahun ini merupakan kali keenam diselenggarakan. Dengan konsep yang berbeda tahun ini diselenggarakan di 5 wilayah serempak yaitu di Jakarta, Jateng-DIY(Jogja), Jawa Timur (Kediri), Sumatera (Palembang) dan Sulawesi (Makasar). Puluhan Ribu umat Islam dari seluruh penjuru Indonesia akan mengikuti kegiatan ini. Mereka berasal dari unsur donatur dan jamaah PPPA Daarul Qur’an, Santri rumah tahfidz, majelis taklim dan masyarakat umum. Syarat yang harus dihafal oleh peserta yang ingin mengikuti Wisuda Akbar Indonesia Menghafal 6 surah Al-Baqarah ayat 101-157, surah As-Shoff serta Surah Qaf.


Untuk mengikuti kegiatan tersebut Rumah Tahfidz Riyaadlul Jannah melakukan persiapan sekitar 2 bulan, pagi dan malam digunakan untuk menghafal dan melancarkan syarat surat mengikuti wisuda akbar. Pada event tersebut dari Rumah Tahfidz Riyaadlul Jannah  mengirimkan 38 santri. Rumah Tahfidz Riyaadlul Jannah beserta rombongan rumah tahfidz Jawa Tengah dan PPPA Darul Qurán cabang Semarang mengikuti wisuda akbar Indonesia Menghafal 6 di Masjid Kampus UGM, Yogyakarta. Romobongan berkumpul di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), berangkat dari Semarang sekitar jam 3. Tiba di Jogja sekitar pukul 6.30 WIB, untuk bersih diri dan persiapan tes hafalan. Usai makan dan registrasi para peserta mengikuti tes hafalan dari pukul 8 sampai 10. Lantuan ayat-ayat suci Al Qur'an menggema di seluruh bagian Masjid UGM, dari suara-suara para penghafal hingga yang masih menghafalkan Al Qur'an yang menyetorkan hafalannya.


Hadir Ustadz Dr. Dr H Sagiran, Sp B, M.Kes, beliau mengatakan, ‘’Berbahagialah bapak dan ibu sekalian yang mempunyai anak santri tahfidz, karena dengan hafalan Qur’an mereka kelak kita akan mendapat syafa’at di akhirat.’’ Pimpinan Rumah Sakit Nur Hidayah Jetis, Bantul, DIY, itu kemudian mengutip hadits Nabi SAW: “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia.’’ Para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan hamba pilihanNya” (HR Ahmad). Dalam kesempatan itu, Ustadz dr Sagiran juga berbagi hadiah buat sejumlah santri peserta wisuda.

Sepuluh santri cilik berebut naik panggung untuk dites hafalannya. Anak-anak dari rumah tahfidz di Semarang, Probolinggo, Jogja, dan Purwokerto itu kemudian mendapat bingkisan berupa buku karya dr Sagiran Sehat Gaya Rasul – Warisan Nabi yang Terlupakan.

Usai Ishoma Dzuhur, rombongan bertolak dari jogja untuk perjalanan pulang ke Semarang. Sekitar pukul 18.00 WIB rombongan sampai di Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang. Alhamdulillah, semoga dengan pelaksanaan wisuda akbar Indonesia Menghafal ini semakin menambah semangat umat islam untuk menghafal ayat-ayat suci Al Quran.


Senin, 23 November 2015

Peresmian Ruang Baru Asrama Putra

Untuk menambah fasilitas dan kenyamanan anak-anak asuh panti asuhan dan rumah tahfidz Riyaadlul Jannah, beberapa hari yang lalu para pengurus bersama donatur meresmikan ruang baru asrama putra. Tepatnya hari Sabtu, 21 November 2015 telah diresmikan "Ruang Trixie Salawati" dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh ibu Trixie Salawati, S.Sos, M.Kes selaku donatur yang juga merupakan dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat UNIMUS. Pada acara tersebut hadir Prof. Abu Su'ud yang juga merupakan konsultan kerohanian panti asuhan. Pemberian nama ruang diambil dari nama donatur pembangunan ruang tersebut. Jadi salah satu program panti asuhan adalah bagi para donatur pembuatan ruang, bangunan, perpustakaan, dan lain sebagainya, namanya akan dijadikan nama ruang tersebut. "Bagi donatur yang berdonasi minimal 60 % dari total pembiayaan pembangunan ruang, namanya akan dijadikan nama ruang tersebut", ungkap Ibu Trusti selaku ketua pengurus panti asuhan Riyaadlul Jannah. Sehingga setiap ruang di asrama panti memiliki nama ruang masing-masing. Saat ini sedang dalam rencana pembangunan kamar baru asrama putra. Bagi para donatur yang akan berdonasi, dengan senang hati kami akan menerima. Semoga Allah memudahkan.
Usai pemotongan pita peresmian, terdapat hiburan dari group rebana putri Riyaadlul Jannah. Dilanjutkan dengan ceramah kesehatan mengenai pencegahan HIV/AIDS yang disampaikan oleh Ibu Trixie. Sebelum materi dilakukan pre test mengenai materi yang akan disampaikan. Anak-anak tampak sangat antusias mengikuti materi. Acara semakin menarik ketika pembagian doorprize bagi para penanya. Diakhir sesi ceramah kembali dilakukan post test untuk menilai pemahaman anak terhadap materi.
Setelah ramah-tamah, acara ditutup dengan foto bersama.


Minggu, 04 Oktober 2015

Membekali Ketrampilan Anak dengan Pencak Silat

Hampir rutin tiap Minggu, anak-anak asuh Riyaadlul Jannah mendapat pelatihan pencak silat. Tepatnya dilaksanakan setiap Sabtu malam ba'da Isya'. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk membekali ketrampilan anak selain kegiatan-kegiatan yang lain seperti rebana, qiroáh, les bahas Inggris dan lain sebagiannya. Selain menjaga kebugaran jasmani dan rohani, Mas Fatir selaku pelatih mengungkapkan, pencak silat juga bermanfaat untuk melindungi dan membela diri dalam keadaan bahaya, meningkatkan rasa percaya diri serta mengembangkan skill individu yang dimiliki. Selain itu pencak silat juga merupakan budaya asli bangsa Indonesia.


Minggu, 27 September 2015

Peringatan Hari Anak Nasional Kota Semarang 2015

Peringatan hari anak nasional tahun ini dilaksanakan hari Minggu, 27 September 2015 di Taman Margasatwa Semarang. Acara diselenggarakan oleh Lembaga Kordinasi Panti Asuhan (LKPA) kota Semarang bekerjasama dengan Dinsospora kota Semarang. Acara yang mengangkat tema "Menuju Anak Indonesia Hebat" ini terdiri dari serangkaian kegiatan, diantaranya pelepasan balon impian, penampilan anak-anak berkebutuhan khusus (tuna netra, tuna rungu), anak jalanan, dan lomba-lomba yang diikuti anak-anak di kota Semarang.
Untuk jenis lomba bergam, diantaranya permainan tradisional (bakiak, gobak sodor), wawasan sejarah kebudayaan Jawa Tengah, tarian tradisional dan group musik lagu tradisional. Acara berjalan seru, masing-masing delegasi panti asuhan memberikan dukungan pada teman-temannya. Tak ketinggalan anak-anak Riyaadlul Jannah juga ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan lomba, dimana untuk group musik menampilan lagu daerah yang diiringi perkusi dari barang-barang bekas.




Selain itu juga ada pembagian doorprise yang semakin menambah seru acara. Harapannya dengan adanya peringatan hari anak nasional ini dapat memberi motivasi kepada anak-anak Indonesia untuk selalu optimis akan masa depan dan selalu berkarya untuk bangsa.

Ceramah Dari Konsultan Bidang Kesehatan Ibu dr. Hj. Nahwa Arkhaesi, M,Si, Med, Sp.A Di LKSA Riyaadlul Jannah

Ahad, 10 Desember 2023 pengurus dan pengasuh LKSA Riyaadlul Jannah mengadakan pertemuan bulanan yang sudah lama berhenti. Kegiatan tersebu...